Senin, 27 Februari 2012
[Real Story] Kekuatan pikiran dan hati manusia
Sedikit orang yang mengetahui bahwa pikiran dan hati manusia adalah satu kesatuan. kebanyakan berpikir, pikiran untuk berpikir, sementara hati untuk merasa, keduanya tidak masuk akal. namun tidak untuk kisah dibawah ini :
Tweet
Minggu, 26 Februari 2012
Allah maha kasih VS Allah maha adil
Mari kita secara sangat kritis. Semata-mata begitu sering terjadi salah-paham atau kurang paham diantara kita tentang sepasang sifat Allah yang disebutkan diatas ini.
Allah yang Maha-Kuasa memang berkuasa mengampuni kita di setiap waktu, namu dosa kita tidak bisa diampuni begitu saja karena Allah juga Adil dan Konsekwen dengan hukum-pokok keadianNya, yaitu harus menghukum setiap dosa yang kita perbuat. Hukum "upah dosa adalah maut" adalah aktif disepanjang waktu
(Roma 6:23; Kejadian 2:17).
Tweet
Allah yang Maha-Kuasa memang berkuasa mengampuni kita di setiap waktu, namu dosa kita tidak bisa diampuni begitu saja karena Allah juga Adil dan Konsekwen dengan hukum-pokok keadianNya, yaitu harus menghukum setiap dosa yang kita perbuat. Hukum "upah dosa adalah maut" adalah aktif disepanjang waktu
(Roma 6:23; Kejadian 2:17).
Minggu, 05 Februari 2012
Sedikit kebahagiaan dalam luasnya hidup
Suatu kala, ada seorang yang cukup terkenal akan kepintarannya dalam membantu orang mengatasi masalah. Meskipun usianya sudah cukup tua, namun kebijaksanaannya luar biasa luas. Karena itulah, orang berbondong-bondong ingin bertemu dengannya dengan harapan agar masalah mereka bisa diselesaikan.
Tweet
Kamis, 02 Februari 2012
Kisah si orang cacat
pada suatu hari, ada 4 orang cacat dan 1 orang pendeta bertemu di lapangan. salah seorang cacat berkata :
bagaimana aku bisa memainkan piano ? aku hanya mempunyai 1 tangan!!
pendeta tersenyum
lalu datanglah celoteh orang cacat yang lain
Bagaimana bisa Tuhan itu baik sedangkan aku tidak memiliki tangan sama sekali?!
Tweet
bagaimana aku bisa memainkan piano ? aku hanya mempunyai 1 tangan!!
pendeta tersenyum
lalu datanglah celoteh orang cacat yang lain
Bagaimana bisa Tuhan itu baik sedangkan aku tidak memiliki tangan sama sekali?!
Rabu, 14 Desember 2011
Ayah, Aku lelah
Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… “Oh Ayah, ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang ayah…..
“aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…
aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku capel, sangat capek …
aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…
aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…
Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam.
Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…
“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”
” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? ”
” Nah, akhirnya kau mengerti”
” Mengerti apa? aku tidak mengerti”
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga…
dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain,
jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda yang kuat, yang tetap tabah dan teguh karena ia tahu ada Tuhan besertanya, maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”
” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.
Tweet
“Ada apa?” tanya sang ayah…..
“aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…
aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku capel, sangat capek …
aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…
aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…
Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam.
Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…
“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”
” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? ”
” Nah, akhirnya kau mengerti”
” Mengerti apa? aku tidak mengerti”
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga…
dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain,
jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda yang kuat, yang tetap tabah dan teguh karena ia tahu ada Tuhan besertanya, maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”
” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.
Sabtu, 10 Desember 2011
Jumat, 02 Desember 2011
Contoh kasus kenapa kita harus punya prinsip
Suatu hari ada seorang ayah dan anaknya yang bepergian menuju ke pasar
dengan menaiki keledai. Tujuannya untuk menjual keledai tersebut. Karena
jaraknya yang cukup jauh diperlukan waktu hampir setengah hari.
Tweet
Rabu, 30 November 2011
Persamaan Manusia dengan Keledai
Manusia : Makan Tidur Bekerja Bersenang senang
Keledai : Makan Tidur
maka
Manusia adalah Keledai yang bekerja dan bersenang senang
maka
Manusia tanpa bersenang senang sama seperti Keledai yang terus menerus bekerja
Dalam kata lain, Manusia yang tidak tau caranya bersenang senang sama seperti Keledai yang terus bekerja
Sabtu, 26 November 2011
Si pemalu yang mengubah dunia
Charles Monroe Schulz adalah anak yang pemalu. Namun ia suka menggambar. Anjingnya, Spike, suka makan segala benda. Lalu ia menggambarnya dan diberi nama Sparky. Gambar anjing inilah yang mengantarkannya pada ketenaran.
Tweet
Kamis, 17 November 2011
Kecerdikan yang dianggap bodoh
Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka.
Tweet
Senin, 14 November 2011
Belajar Mengasihi dari malaikat kecil
Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran, “Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan.”
Sabtu, 12 November 2011
Perwujudan syukur
"Aku tak selalu mendapatkan apa yang aku sukai, oleh karena itu, aku menyukai semua yang ku dapatkan"
Kata-kata diatas merupakan wujud syukur.
Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.
Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Jumat, 11 November 2011
Perdebatan air dan kopi
Di sebuah restoran, adalah kopi, bir, air jernih, dan teh yang saling berdiskusi, berikut diskusi mereka :
Tweet
Kamis, 10 November 2011
Contoh kecil kemudahan dalam hidup
Ternyata hidup bijak itu sederhana,Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
Tweet
Rabu, 09 November 2011
7 panduan hidup enak
Manusia yang berbahagia adalah manusia yang mengenal dirinya. manusia yang memiliki hidup enak adalah manusia yang sering bersyukur. 2 hal inilah yang terkadang membuat kita seakan berkata "kok mereka hidupnya bahagia " ? "saya punya banyak harta tapi saya tak bisa seceria mereka" dan lain lain. nah ini jawabannya
Tweet
Selasa, 08 November 2011
Mengapa kita perlu inovasi ?
- Sekumpulan ilmuwan menempatkan 5 monyet dalam kurungan dan ditengahnya diletakkan sesisir pisang diatas tangga
Kamis, 03 November 2011
Kisah Mengharukan Seorang anak dan perampok
Moore adalah seorang dokter terkenal dan dihormati, melalui tangannya sudah tak terhitung nyawa yang diselamatkan, dia tinggal disebuah kota tua di Prancis. 20 tahun yang lalu dia adalah
Tweet
Kamis, 27 Oktober 2011
Pelukan yang menguatkan
Ada sebuah kisah mengenai sepasang anak kembar yang ...baru dilahirkan. Salah satu dari bayi tersebut dilahirkan dengan satu kondisi jantung yang serius dan tidak memungkinkan untuk hidup. Hari-hari berlalu dan kondisi bayi tersebut semakin kritis, bahkan para Dokter sudah tidak dapat bertindak apa-apa lagi, bayi itu hampir mati.
Kisah awal lagu "amazing grace"
Pernah kapal yang ditumpangi oleh John Newton ditimpa badai yang dahsyat. Dari jam tiga pagi sampai tengah hari terus-menerus ia harus memompa untuk mengeluarkan air yang masuk ke dalam kapal itu. Berselang hanya satu jam istirahat, ia pun harus memegang roda pengemudi.
Rabu, 26 Oktober 2011
Kisah lagu "Ku tak tahu hari esok"
Judul: I Know Who Holds Tomorrow
Pengarang dan komposer: Ira F. Stanphill
Langganan:
Postingan (Atom)

